Katimaha
by admin

KATIMAHA

Katimaha, timaha/ timoho atau katimahar (Kleinhovia hospita) adalah sejenis pohon, satu-satunya spesies dalam marga Kleinhovia, suku Malvaceae. Kayu ini tumbuh alami di Indonesia, Malaysia dan bagian lain benua Asia.
Daun dan kulit kayu pohon Katimaha mengandung senyawa cyanogenic yang mampu membunuh ektoparasit seperti kutu dan mengobati penyakit hati, penyakit kuning dan hepatitis.

Nama lain pohon katimaha adalah paliasa, timanga, palisade, tengkele (sunda) dan apung-apung (Sulawesi). Pohon katimaha (Kleinhovia hospital Linn) adalah pohon belukar yang selalu hijau. Tumbuhan yang masuk kedalam family Sterculiaceae ini mempunyai batang berwarna abu-abu dan mempunyai akar tunjang berbentuk akar papan. Batangnya berbonggol-bonggol dan dipenuhi cabang-cabang tebal. Kayunya berwarna pucat kekuningan dengan urat-urat hitam tetapi tidak merata pada seluruh batang. Daun tunggal berseling berbentuk bulat telur sampai berbentuk jantung. Perbungaan malai terminal dengan lebar bunga ±5 mm berwarna merah jambu. Daun kelopak lanset dan daun mahkota berwarna kuning. Buah berbentuk kapsul berselaput membulat dan merekah pada rongganya. Masing-masing rongga berisi biji 1-2 buah berwarna keputihan dan berkutil.

Kandungan pohon katimaha

Daun Katimaha (Kleinhovia hospita Linn) mengandung Saponin, Cardenolin & Bufadienol serta Antrakinon. Pada penelitian yang dilakukan Nunuk Hariani Soekamto (2008) terhadap daun dan kulit batang Kleinhovia hospita (jenis lain paliasa, red.) ditemukan satu senyawa golongan kumarin, yaitu 7-hidroksi-6-metoksi kumarin (skopoletin). Senyawa terpenoid yang umum ditemukan pada tumbuhan tinggi, yaitu β-sitosterol telah berhasil diisolasi dari kulit batang Kleinhovia hospita.

Manfaat Daun dan Kayu Katimaha

Daun paliasa (Kleinhovia hospita Linn) mengandung Saponin, Cardenolin & Bufadienol serta Antrakinon. Pada penelitian yang dilakukan Nunuk Hariani Soekamto (2008) terhadap daun dan kulit batang Kleinhovia hospita (jenis lain paliasa, red.) ditemukan satu senyawa golongan kumarin, yaitu 7-hidroksi-6-metoksi kumarin (skopoletin). Senyawa terpenoid yang umum ditemukan pada tumbuhan tinggi, yaitu β-sitosterol telah berhasil diisolasi dari kulit batang Kleinhovia hospita. Dari jaringan yang sama ditemukan pula senyawa golongan oleanen, yaitu 2,3-dihidroksi-12-oleanen-28-oat yang cukup aktif terhadap Artemiasalina dengan LC-50: 46,06 ug/ml dan aktif pula terhadap sel murin leukemia P-388 dengan nilai IC50:15,0 µg/ml. Ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan Meyer (1982) bahwa terdapat korelasi positif antara uji toksisitas terhadap Artemiasalina dengan uji sitotoksisitas terhadap sel tumor/kanker.
Untuk mengurangi radang dan rasa sakit, senyawa golongan kumarin, yaitu 7-hidroksi-6-metoksi kumarin (skopoletin) yang terkandung dalam paliasalah yang bekerja. Senyawa ini mempunyai efek anti-hipertensi, anti-inflamasi dan anti-alergi dengan cara menghambat sintesis prostaglandin sebagai mediator nyeri. Paliasa juga mengandung zat anti-oksidan yang dapat menetralkan kerusakan sel-sel tubuh yang disebabkan oleh radikal bebas.

Selalu baca label. Ikuti petunjuk untuk digunakan. Jika gejalanya menetap, bicarakan dengan ahli kesehatan Anda.

“Menjadi bagian dari sistem pencernaan, membuat fungsi lambung sangat penting. Nutrisi pada makanan dan minuman yang kita konsumsi akan masuk ke dalam lambung, diolah, serta disimpan sementara sebelum diedarkan ke seluruh tubuh. Cari tahu lebih lanjut bagaimana Fibrolivit dapat membantu Anda.”